SELAMAT DATANG DI WWW.NGAWI-DATABERITA.BLOGSPOT.CO.ID*-KUMPULAN BERITAKU-*

Sabtu, 16 September 2017

Percantik Halaman Kantor, Pemerintah Desa Simo Rehab Pagar Dan Gapura




Ket. Photo: Rehab Pagar dan Gapura Kantor Desa Simo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi

NGAWI, SURYA INDONESIA

Pembangunan Desa Simo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi terlihat mengalami kemajuan yang sungguh luar biasa, baik pembangunan fisik maupun non fisik. Pelayanan kepada warga masyarakatnya juga semakin profesional. Ikhsan selaku Kepala Desa Simo, memang merupakan pemimpin yang mau bekerja keras dan disiplin. Dengan dibantu oleh para perangkatnya yang rata-rata masih muda dan energik menjadikan setiap pekerjaan semakin mudah diselesaikan dengan baik. “Dengan dibantu perangkat saya yang muda dan usia produktif ini memudahkan dan meringankan beban saya dalam melaksanakan program-program Pemerintah Desa yang begitu padat saat ini dapat terselesaikan dengan cepat dan baik,” terang Ikhsan, Kepala Desa Simo, Kecamatan Kendal pada Tim Surya Indonesia saat ditemui di ruang kantornya, (2/9).

Di Tahun Anggaran 2016 ini, Dana Desa (DD) digunakan untuk membangun Talud di Dusun Simo RT 04/ RW 01 sepanjang 132 meter x tinggi 1,7 meter sudah selesai dilaksanakan 100 %, Talud Di Dusun Simo RT 08/ RW 01 sepanjang 55 meter dengan tinggi 1,5 meter dan drainase/saluran yang juga sudah terlaksana 100%, kemudian talud di Dusun Simo RT 07/ RW 01 sepanjang 124 meter dengan tinggi 1,25 meter + drainase (gorong-gorong diameter 30 cm) ini sudah terlaksana 90 %,
Tidak hanya membangun talud saja, akan tetapi tahun ini, Pemerintah Desa Simo juga membangun paving jalan di Dusun Randu RT 01, 02/ RW 03 sepanjang 254 meter dengan lebar 4 meter memiliki ketebalan 8 cm/ K300 ditambah drainase/ saluran di kanan dan kiri jalan. Selain itu juga membangun jalan paving sepanjang 211 meter dengan lebar 3 meter memiliki ketebalan 8 cm/ K300 di Dusun Jetak RT 02/ RW 02.

Untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat desa, pemerintah Desa Simo membangun ruang untuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) sebanyak 4 ruang dengan ukuran 3,95 m x 7 m setiap ruangnya, guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sudianto sebagai Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Pembangunan Desa Simo mengatakan bahwa semua pelaksanaan pembangunan yang dikerjakan memang sudah menjadi kesepakatan bersama, antara Pemerintah Desa dengan seluruh pihak masyarakat melalui Musrembangdes, RPJDes, RKPDes dan APBDes, sehingga realisasi pembangunan di desa dapat terlaksana dengan baik.

“Dana ADD-PP sebesar Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, kami gunakan untuk membangun atau rehab Gapura dan Pagar Kantor Desa Simo, supaya terlihat megah dan cantik serta dapat membuat kangen dan nyaman pada warga masyarakat yang datang ke kantor desa,” tutur Ikhsan

“Prioritas utama adalah semua dana yang tertera di APBDes dapat tersalurkan dan terlaksana secara maksimal, agar bermanfaat untuk warga masyarakat sepenuhnya. Saya selaku Kepala Desa Simo, Kecamatan Kendal menyampaikan rasa terima kasih yang sebesarnya kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah yang telah memberikan dana bantuan pembangunan bagi desa Simo, sehingga Desa Simo juga merasakan dan ikut ambil bagian dalam program pemerataan dan percepatan pembangunan di kawasan perdesaan,” pungkasnya.

Pemerintah Desa Ploso Rehab Gedung Kantor, Guna Tingkatkan Pelayanan Masyarakat




Ket. Photo: Pembangunan Rehab Gedung Kantor Desa Ploso, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi

NGAWI, SURYA INDONESIA

Pembangunan desa bisa terealisasi dengan maksimal bila setiap elemen masyarakat desa dan pemerintah desa bekerja bersama-sama, bersatu, kompak dan guyub rukun serta memiliki beban tanggung jawab untuk memajukan pembangunan desanya. Karena pembangunan desa tidak bisa dikerjakan sendiri oleh kepala desa maupun perangkat desa, namun perlu kerjasama yang kompak dan penuh kebersamaan serta rasa memiliki desa dengan seluruh warga masyarakatnya untuk membangun desa.

Selain itu dengan adanya bantuan Dana Desa dan ADD dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, perlu digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat desa. Penyerapan Dana Desa dan ADD akan berhasil dengan baik, bila ada kerja keras, rasa ikhlas, jujur dan penuh tanggungjawab dalam penggunaannya. Untuk itu, setelah melalui tahapan Musrembangdesa, RPJMDesa, APBDes tahun 2016 ini, Pemerintah Desa Ploso bersama masyarakat desa telah bersepakat menggunakan ADD Tahap II ini, untuk membangun Rehab Gedung Kantor Desa Ploso dengan panjang 18,5 x lebar 8 meter dan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 ini, untuk membangun Rabat Jalan di Dusun Karangnongko Timur RT 07, 08, 02/ RW 05 sepanjang 720 meter x lebar 3 meter x tinggi 10 cm, Rabat Jalan Di Dusun Bulu RT 03/ RW 02 sepanjang 130 meter x lebar 3 meter x tebal 10 cm, serta membangun Rabat Jalan Dusun Gilis RT 01/ RW 01, dengan ukuran rabat jalan 30 meter x lebar 3 meter x tebal 10 cm dan Talud Jalan ke Makam di Dusun Gilis RT 04/ RW 01 sepanjang 200 meter x tinggi 0,60 meter.

Menurut, Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) Pembangunan Desa Ploso, Kecamatan Kendal, Suryono, mengatakan bahwa sebagian proyek pembangunan sudah selesai dikerjakan dan untuk rehab gedung Kantor Desa Ploso sedang dalam pengerjaan.  “Dana rehab gedung ini berasal dari ADD Tahap II, Mas,”terangnya, (1/9).

Kepala Desa Ploso, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Hermawati, mengatakan bahwa sumber dana yang berasal baik, dari pusat maupun daerah selalu terealisasi dengan baik. “Hal ini tak lepas dari kebersamaan dan kekompakan antara warga masyarakat dengan Pemerintah Desa. Dengan direhabnya gedung Kantor Desa ini, tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat, agar masyarakat yang datang dapat merasa nyaman dan kerasan, Mas.”tuturnya.

“Saya sebagai wakil dari Pemerintah Desa Ploso, Kecamatan Kendal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang telah peduli dengan Desa Ploso, hingga cita-cita percepatan dan pemerataan pembangunan dapat terlaksana. Dan harapan kedepannya, semoga di tahun mendatang dana yang diberikan untuk desanya bisa lebih besar lagi, agar pemerataan dan percepatan pembangunan di desanya tidak hanya jalan saja melainkan dapat terwujud dengan sempurna,”pungkasnya.