SELAMAT DATANG DI WWW.NGAWI-DATABERITA.BLOGSPOT.CO.ID*-KUMPULAN BERITAKU-*

Jumat, 15 September 2017

Desa Ngrayudan Bangun Rabat Jalan Ekonomi Yang Menghubungkan Ke Desa Karanggupito




Ket. Photo: Pembangunan Rabat Jalan di Desa Ngrayudan

Ngawi, SURYA INDO

Pemerintahan Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi pada tahun ini masih memfokuskan diri untuk menggeber pembangunan rabat jalan, yang salah satunya membangun rabat jalan di Dusun Gagar RT 01/ RW 01 sepanjang 394 meter x 2,5 meter x 10 cm dengan anggaran dari Dana Desa Tahun 2016 sebesar Rp. 217.152.000,-  Jalan tersebut merupakan jalan ekonomi yang menghubungkan Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo dengan Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Menurut Kepala Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Suwarno mengatakan bahwa pembangunan rabat jalan yang membuka akses jalan ke Desa Karanggupito bertujuan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunanan dari warga masyarakat disini, sehingga terjadi peningkatan penghasilan masyarakat desa.

“Dengan memfokuskan pembangunan rabat jalan yang menghubungkan ke Desa Karanggupito ini, agar warga masyarakat bisa langsung menikmati dan merasakan dari hasil pembangunan guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga masyarakat,” terang Suwarno, Kepala Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, (15/8).

Selain itu, Dana Desa Tahun Anggaran 2016 digunakan untuk membangun Rabat Jalan di Dusun Bungkus RT 01, 02, 03/ RW 04 sepanjang 573 meter x 2,5 meter x 10 cm dan pembangunan Rabat Jalan di Dusun Nglorog RT 04/ RW 03 sepanjang 243 meter x 2,5 meter x 10 cm. Dan juga Anggaran ADD tahun anggaran 2016 dialokasikan untuk membangun rabat jalan di Dusun Sanan RT 04/ RW 02 sepanjang 175 meter x 3 meter x 12 cm.

Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) Pembangunan Desa Ngrayudan, Purnomo saat ditemui di lokasi pembangunan, mengatakan bahwa semua pengerjaan rabat jalan ini sudah dilaksanakan sesuai dengan RAB yang ada, karena merupakan acuan dasar dalam pelaksanaan pembangunan. “Bila terjadi ketidaksesuaian dengan RAB dalam pembangunan dikarenakan harga bahan-bahan bangunan naik, akan segera kami laporkan, agar dibuatkan berita acara,”ujar Purnomo kepada Tim Surya Indonesia,  (15/8).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Suwarno, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesarnya kepada Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah yang telah memberikan bantuan dana pembangunan berupa Dana Desa dan ADD kepada Pemerintahan Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo ini, sehingga pembangunan di Desa Ngrayudan dapat berjalan dengan baik dan merata.

“Saya berharap bantuan dana pembangunan seperti ini bisa terus berkelanjutan, sehingga pemerataan pembangunan di kawasan perdesaan semakin nyata dan Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo ini tidak jauh ketinggalan dengan pembangunan di daerah perkotaan,” harap Suwarno, Kepala Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Desa Girimulyo Percantik Jalan Protokol Dengan Pavingisasi, Saluran Dan Talud




Ket. Photo: Pembangunan Talud di Dusun Celep, Saluran dan Pavingisasi di Dusun Gambang, Desa Girimulyo.

Ngawi, SURYA INDO

Pemerintahan Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi pada tahun anggaran 2016 ini, mendapat kesempatan yang sama dari Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah untuk menggunakan bantuan dana pembangunan Dana Desa dan ADD seperti desa-desa lainnya yang ada di seluruh Indonesia, sehingga Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo bisa melanjutkan pembangunan di desanya.

Dalam tahun 2016 ini, Pemerintahan Desa Girimulyo menggunakan Dana Desa untuk membangun TPT/ Talud dan Saluran, terdiri dari TPT A sepanjang 68 meter, TPT B sepanjang 87 meter dan Saluran air/ selokan sepanjang 103 meter, dengan anggaran sebesar Rp. 171.600.000,-  di RT 01,02 Dusun Celep. Selain itu juga mengerjakan jalan
pavingi sepanjang 290 meter x lebar 3,5 meter x tebal 8 cm, saluran air sepanjang 150 meter x 40 cm dan TPT sepanjang 170 meter di RT 3,4,5 Dusun Gambang dan Dusun Girimulyo, dengan anggaran sebanyak Rp. 230.916.000,-  dari Dana Desa. Jalan paving yang sedang dikerjakan tersebut merupakan jalan protokol/ ekonomi desa yang tentunya akan banyak manfaatnya bagi masyarakat, bila sudah selesai dikerjakan. Dan juga dari anggaran ADD sebesar Rp. 52.300.000,- digunakan untuk membangun Rabat Jalan di Dusun Gambang RT 03.

Menurut Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) Pembangunan Desa Girimulyo, Rudiono bahwa dalam pengerjaannya pembangunan ini, semuanya telah dikerjakan sesuai dengan RAB. “Untuk menghindari dari masalah yang akan timbul dikemudian hari, kami mengerjakannya sesuai dengan RAB yang telah diajukan ke Pemerintahan Daerah, Mas. Karena itu, kami sangat berhati-hati dalam menggunakan anggaran DD dan ADD ini, Mas. Agar nanti bisa dipertanggungjawabkan dan tidak bermasalah. Selain itu, ini merupakan sebuah amanah yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai peraturan yang berlaku,”jelas Rudiono.

Terpisah, Kepala Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Agus (12/8) mengatakan bahwa untuk pelaksanaan semua kegiatan pembangunan di Desa Girimulyo ini, saya selaku Ketua Umum TPK sudah berbagi tugas dan tanggungjawab kepada TPK- TPK yang ada, jadi saya hanya mengawasi, mengevaluasi, dan mengarahkan bila ada yang belum pas dalam pelaksanaannya, sehingga semua kegiatan pembangunan dapat terkontrol dan berjalan sesuai dengan peraturan yang ada,”terangnya.

Lagi, “Saya selaku Kepala Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah yang telah memberikan Bantuan Dana Pembangunan berupa Dana Desa dan ADD, sehingga Pemerintahan Desa Girimulyo bisa melanjutkan membangun desanya seperti desa-desa lainnya dengan tujuan pemerataan pembangunan di kawasan perdesaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan menuju swasembada pangan,”ujar Kepala Desa Girimulyo, Agus.

“Harapan kedepannya, agar bantuan dana pembangunan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah tidak berhenti saat ini saja, tetapi boleh diberikan secara berkesinambungan agar supaya pemerataan pembangunan di kawasan perdesaan bisa terwujud,” pungkasnya.