SELAMAT DATANG DI WWW.NGAWI-DATABERITA.BLOGSPOT.CO.ID*-KUMPULAN BERITAKU-*

Selasa, 19 September 2017

SMP Negeri 1 Jogorogo Berangkatkan Siswanya Studi Wisata Ke Jogja




Ket. Photo: Persiapan Siswa-Siswi SMPN 1 Jogorogo menjelang Keberangkatan Studi Wisata ke Jogja.

Ngawi, SURYA INDONESIA

Proses belajar bagi siswa-siswi tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi dapat juga dilakukan di luar kelas. Selain bisa untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa-siswi terhadap suatu hal yang belum diketahui, maka diperlukan adanya kunjungan ke tempat-tempat bersejarah. Dengan tujuan agar dapat melihat langsung tempat-tempat bersejarah tersebut yang menjadi kekayaan budaya dan mengetahui sejarahnya, serta mengetahui ragam budaya yang ada disekelilingnya, sehingga dapat membangkitkan rasa memiliki, menjaga dan melestarikannya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Drs. Sukamto, M.Pd., mengatakan bahwa untuk tahun ini, siswa-siswi SMP Negeri 1 Jogorogo akan mengadakan Study Wisata ke Jogja. “Ada 4 lokasi yang akan dikunjungi oleh anak didik kita, antara lain: Candi Prambanan, Musium Merapi, Pantai Parangtritis dan Jalan Malioboro, Mas,”terangnya pada saat diwawancarai wartawan Surya Indonesia di lokasi pemberangkatan peserta studi wisata, Jumat, (30/9) malam.

Saat ditanyai berapa jumlah murid yang akan berangkat mengikuti studi wisata ke jogja tersebut. Drs. Sukamto, M.Pd., menjawab,”Siswa-siswi yang mengikuti studi wisata ini sebanyak 198 orang dan didampingi oleh 40 orang guru. Mengenai sumber dana yang digunakan berasal dari para murid sendiri, memang ada sebagian murid yang tidak mampu diberikan keringanan oleh pihak sekolah, Mas.”

“Sebelumnya sudah kita musyawarahkan dengan wali murid dan komite, mengenai perlunya diadakan studi wisata bagi siswa-siswi. Agar anak didik bisa menambah wawasannya dan mengenal lingkungan di luar sekolah yang masih berhubungan dengan pelajaran di sekolah, misalnya sejarah dan budaya. Selain itu juga untuk melatih siswa-siswi ketrampilan menulis, kemandirian dan kerja sama dengan temannya,”terang Drs. Sukamto, M.Pd.

“Kemudian ada Biro Wisata yang menawarkan jasanya kepada sekolah, akhirnya kita memilih Jogya sebagai destinasi studi wisata kali ini, saya berharap anak-anak didik kami bisa belajar dan bersenang-senang, serta mendapatkan pengalaman baru, wawasan yang berkembang dan tambahan pengetahuan,”pungkasnya.

Senin, 18 September 2017

Bersih Desa Patalan Dimeriahkan Pagelaran Wayang Kulit





Ket. Photo: Pagelaran Wayang Kulit di Desa Patalan, Kecamatan Kendal Dalam Rangka Bersih Desa.

Ngawi, SURYA INDONESIA

Kepala Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Suyatno gelar wayang kulit dalam rangka bersih desa. Suyatno menggelar wayang kulit semalam suntuk di RT 06/ RW 01 di tempat Kades Patalan, dengan Dalang, Ki Alex dari Simo dengan lakon Sri Muleh. Acara tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kendal, tamu undangan desa, Ketua dan Anggota BPD, Ketua dan Anggota LPMD, perangkat desa dan sejumlah kasun. Di dukung oleh sejumlah 24 Ketua RT, 5 Ketua RW, dan tokoh masyarakat. Disisi lain masyarakat menyambut positif bulan Suro, Kamis, (30/09) Malam.

“Acara ini dalam rangka bersih desa Patalan dan melestarikan budaya yang kita miliki,” kata Suyatno, Kades Patalan pada wartawan Surya Indonesia. Lanjut Suyatno, “Pelestarian budaya sebagai nguri-uri budaya Jawa, maka kita datangkan Ki Dalang Alex dari Simo.” Terlihat masyarakat sangat antusias melihat Pagelaran Wayang Kulit, sehingga kelihatan warga masyarakat berbondong-bondong memenuhi tempat tersebut.

Di sela-sela pagelaran wayang kulit ada pasar malam,”Biar masyarakat mendapatkan peluang untuk berjualan dan mendapat rejeki yang lebih, itu merupakan salah satu tujuannya, Mas,”ujar Suyatno. Pagelaran wayang kulit semakin lama semakin ramai,”warga Desa Patalan supaya ayem tentrem, damai sejahtera,”pungkas Suyatno, Kepala Desa Patalan, Kecamatan Kendal.