SELAMAT DATANG DI WWW.NGAWI-DATABERITA.BLOGSPOT.CO.ID*-KUMPULAN BERITAKU-*

Sabtu, 23 September 2017

Bupati Ngawi Lantik Serentak Ratusan Pejabat Eselon II, III Dan IV Di Lingkup Pemkab Ngawi


Ket.Photo : Bupati Ngawi,Ir. H. Budi Sulistyono lantik dan angkat sumpah janji para pejabat eselom II,III dan IV

Ngawi, SURYA INDONESIA

Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono lantik serentak dan angkat sumpah janji ratusan pejabat di lingkup Pemkab Ngawi mulai eselon II, III dan IV sebagai pucuk pimpinan sesuai kedinasan masing-masing pasca berlakunya Organisasi Perangkat Desa (OPD) yang baru di Benteng Van Den Bosch Ngawi, Selasa (3/1).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono, sejak pukul 06.00 WIB melantik sekaligus mengukuhkan 939 pejabat struktural dan 50 pejabat fungsional untuk menempati posisi dan jabatan baru di lingkup Pemkab Ngawi maupun kepala sekolah mulai SMP dan SMA sederajat terhitung mulai diambil sumpahnya.

Dari ratusan pejabat struktural yang baru di lantik 21 orang, diantaranya sebagai pejabat eselon II yang terbagi 19 orang sebagai kepala dinas dan 3 orang menduduki staf ahli bupati. “Sebelum OPD baru yang diberlakukan memang ada 14 dinas, tetapi mulai 1 Januari 2017  ini untuk Kabupaten Ngawi ini ada 19 dinas. Tetapi untuk staf ahli langsung dilakukan perampingan dari 4 orang staf ahli sesuai bidangnya masing-masing kini menyisakan 3 orang staf ahli. “Sesuai struktur organisai yang baru, mereka semua harus kita lantik lagi baik yang tetap, yang bergeser maupun promosi dan yang jelas mereka nanti ada penekanan secara tertulis dari kita menuju Ngawi yang spektakuler dan unggul dibidangnya masing-masing.”terang Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono.

Diakui, proses pelantikan terhadap ratusan pejabat tersebut memang sengaja dilakukan sebelum jam kerja dimulai untuk hari pertama di tahun 2017 ini. Begitu usai dilantik, kata Kanang panggilan Bupati Ngawi, setiap personal harus kembali ke satuan kerjanya masing-masing terlebih dahulu untuk melakukan cek dan ricek apakah di geser ataukah masih menempati di tempat yang dulu.

“Sebenarnya pelantikan ini dilakukan di penghujung tahun lalu sesuan injury time. Karena waktu itu baru proses persiapan maka pelantikannya dilakukan sebelum jam kerja di hari ini dan mereka harus segera mencari tahu apakah di geser atau masih tetap,”terang Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono.

Untuk pejabat dinas yang dilantik sesuai OPD baru antara lain, Budiono sebagai Keapala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Esti Wahyuni Dwi Suprapti menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PPTSP), Prasetyo Hari Adi,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Infokom), Yulianto Kusprasetyo, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BK2P) dan Slamet Purwono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Sedangkan, Indah Kusumawardhani menduduki kursi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (D3PA dan KB), Yusuf Rosyadi, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPP dan TK), Mohamad Arif Suyudi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD) dan Setyono mendapat jatah sebagi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KLH).

Sementara itu, Sugeng masih sama menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Sofyan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Bambang Supriyadi sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) dan untuk Abimanyu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Bambang Lestari Widodo masih duduk di tempat yakni menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan demikian halnya Sunito sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Marsudi masih sesuai induknya dulu sebagai Kepala Dinas Pertanian, Hadi Suroso, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU dan TR) dan di susul Purwono Broto Wasisto menahkodai sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Namun beban berat harus dipikul M. Sodiq Triwidiyanto kini menduduki di kursi Inspektur yang dulunya Inspektorat Kabupaten Ngawi. Selain itu, dia sendiri harus legowo menerima amanah sebagai Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi pasca lengsernya Siswanto memasuki masa pensiun.

Dan terkhir ada tiga orang staf ahli Bupati yang baru dilantik mereka antara lain, Bambang Wiyono, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Didik Darmawan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya manusia dan Keuangan dan terakhir disusul Gigih Wiyono sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Desa Kendal Adakan Pelatihan Ternak Kambing


Ket. Photo Ia: (dari kiri ke kanan) Penyampai Materi, Ketua BPD, Sekdes Desa Kendal, dan Ketua LPMD


Ket. Photo Ib: Peserta yang hadir dalam acara Pelatihan Ternak Kambing

Ngawi, SURYA INDONESIA

Pemerintah Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, terutama para peternak kambing, mengadakan Pelatihan Ternak Kambing di Aula Kantor Desa Kendal, pada hari Kamis, 29 Desember 2016 lalu. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Desa Kendal, Harjito yang diwakili Sekretaris Desa Kendal, Hendro Supriyono.

Terlihat hadir, Kepala Desa Kendal, Harjito atau yang mewakili, bersama seluruh perangkat Desa Kendal, Ketua BPD Desa Kendal bersama seluruh anggota, Ketua LPMD Desa Kendal bersama seluruh anggota dan para narasumber serta para peternak kambing dan sapi.

Dalam sambutannya, Ketua LPMD Desa Kendal yang merangkap Ketua Panitia, juga sebagai Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Pemberdayaan Masyarakat Desa Kendal, Pujianto mengatakan bahwa, “Pelatihan ternak kambing ini sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Kendal, agar para peternak kambing tersebut bisa mengerti cara membuat kandang dengan benar dan sehat, juga bisa memelihara kambing yang sehat dengan mengetahui dan memperhatikan ciri-ciri kambing yang sehat, serta dapat membuat pakan organik yang benar, sehingga dengan bekal pengetahuaan yang telah didapat bisa mengembang-biakkan ternak kambing yang dimilikinya.” terangnya.

Kepala Desa Kendal, Harjito melalui Sekretaris Desa Kendal, Hendro Supriyono mengatakan bahwa, “Dengan adanya pelatihan ini diharapkan warga masyarakat bisa mempraktekkan sendiri di rumah pekarangan mereka, bila masih belum paham dan mengerti mereka bisa menanyakan ke narasumber secara langsung. Terlebih lagi, jika mereka bisa mengaplikasi pelatihan ternak kambing tersebut, tentunya akan membawa dampak pada kesejahteraannya, karena dari hasil penjualan kambing yang sehat memiliki harga jual yang tinggi,” tuturnya.

Acara Pelatihan Ternak Kambing berjalan lancar hingga berakhirnya praktek langsung cara membuat pakan ternak organik dari bahan semua jerami. Peserta yang hadir terlihat sangat antusias dan penuh perhatian dengan semua materi yang dipaparkan oleh para narasumber.